Wanprestasi Perjanjian Kredit Bank

Kategori : PUTUSAN TERPILIH

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

No. 95/Pdt. G/1985/PN.Jkt.Pst, tanggal 16 Nopember 1987.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

No. 297/Pdt/1990/PT.DKI, tanggal 18 Agustus 1990

Mahkamah Agung RI

No. 983.K/Pdt/1991, tanggal 26 September 1996

Catatan :

  • Dari putusan Mahakamah Agung tersebut diatas, diangkat “ABSTRAK HUKUM” sebagai berikut :
  • Putusan Mahkamah Agung dalam peradilan tingkat kasasi telah membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan mengadili sendiri dengan menguatkan putusan Pengadilan Negeri,
  • Putusan Mahkamah Agung tersebut, berisi suatu koreksi terhadap akibat hukum yang timbul (biaya, ganti rugi, bunga) ex pasal 1243 B.W, karena adanya wanprestasi dari debitur. Koreksi/perbaikan tersebut berupa :
  • Meniadakan/menghapuskan biaya (ongkos) dan mengganti rugi.
  • Menurunkan besarnya bunga, meskipun terhadap kedua masalah ini sudah disepakati kedua belah pihak dalam perjanjian.
  • Uang Paksa (Dwangsom) tidak diperkenakan dituntut dalam suatu gugatan tentang pembayaran sejumlah uang karena adanya wanprestasi,
  • Demikian catatan kasus ini.

Sumber :

Majalah Hukum Varia Peradilan No.156.Tahun. XIII. September.1998. Hlm. 10.

Putusan Tersedia : Pengadilan Negeri & Mahkamah Agung RI.

“Untuk pemesanan pengetikan kembali naskah putusan/yurisprudensi silahkan menghubungi : WA: 0817250381 dan untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257 ”

Anda mungkin juga berminat