UNJUK RASA BURUH TUNTUT KENAIKAN UPAH & JAMSOTEK KASUS ARIES HIA

Kategori: PUTUSAN TERPILIH

Pengadilan Negeri di Medan

Nomor : 657/Pid.B/1994/PN. Mdn

Tanggal : 29 September 1994

Pengadilan Tinggi Sumatera Utara di Medan

Nomor : 181/Pid.B/1994/PT.Mdn

Tanggal : 13 Desember 1994

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Nomor : 701.K/Pid/1995

Tanggal : 29 Juni 1995

Catatan:

  • Dari putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut diatas dapat diangkat abstrak hukum sebagai berikut :
  • Pimpinan yang menggerakkan unjuk rasa para buruh perusahaan dengan tujuan menuntut kenaikan upah dan dilaksanakan Jamsotek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) di perusahaan tersebut, kemudian diikuti dengan merusak gedung pabrik serta kendaraan mobil; dan yang mengakibatkan kematian seseorang, maka pelaku pimpinan unjuk rasa ini dinyatakan bersalah melakukan perbuatan pidana Ex Pasal 170 (2) Ke 1 dan Ke 3 K.U.H.Pidana.
  • Pengadilan Tinggi yang dalam putusannya memberikan hukuman penjara lebih berat dari pada hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim Pertama, maka Hakim Banding wajib memberikan alasan juridis yang lengkap dan terperinci yang dituangkan dalam pertimbangan hukumnya. Bilamana tidak demikian, maka Mahkamah Agung akan dibatalkan putusan Hakim Banding tersebut dengan alasan putusan tersebut kurang cukup pertimbangan hukumnya (onvol doendegemotiveerd), seperti yang kita lihat dalam kasus ini.
  • Demikian catatan atas kasus ini.

Sumber :MAJALAH HUKUM VARIA PERADILAN NO.122. TAHUN. XI. NOVEMBER.1995. HLM.5

PUTUSAN TERSEDIA : PENGADILAN NEGERI

Anda mungkin juga berminat