TINDAK PIDANA KORUPSI DIREKTUR UTAMA BANK SERVITIA (MAHKAMAH AGUNG PERBERAT HUKUMAN)

Kategori: PUTUSAN TERPILIH

Peradilan Negeri Jakarta Barat

Nomor : 504/PID/B/2001/PN.Jkt.Bar

Tanggal : 11 Maret 2002

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Nomor : 67/Pid/2002/PT.DKI

Tanggal : 12 Agustus2002

Mahkamah Agung RI

Nomor : 830.K/PID/2003

Tanggal : 23 Juli 2003

Catatan:

  • Abstrak Hukum yang dapat diangkat dari putusan Mahkamah Agung tersebut diatas sebagai berikut:
  • Ditektur Utama Bank Servitia yang terbukti menyalahgunakan “Dana BLBI” (Bantuan Likwiditas Bank Indonesia) yang dimaksudkan untuk mengatasi adanya penarikan besar-besaran-rush-dana masyarakat yang berada di Bank-Bank akibat krisis Ekonomi perbankan ternyata oleh terdakwa, “Dana BLBI” tersebut disalah gunakan untuk membayar hutang kepada Bank-Bank lain dan juga untuk ekspansi kredit Bank Servitia kepada Group sendiri dengan maksud untuk menguntungkan dirinya atau Badan lain (Bank Servitia) dengan akibat langsung atau tidak langsung, merugikan keuangan Negara, maka perbuatan terdakwa ini dikwalifisir sebagai “Tidak Pidana Korupsi” yang dilakukan secara bersama-sama.
  • Majelis Mahkamah Agung sebagai Judek yuris, berwenang merobah pidana penjara yang telah dijatuhkan oleh Judex facti, karena pidana yang dijatuhkan dinilai tidak selaras tidak sebanding dengan delik yang dilakuan Terdakwa yaitu “Tidak Pidana Korupsi” yang diancam dengan pidana maximal: mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara.
  • Dari kasus ini, pidana yang dijatuhkan Peradilan Negeri Satu tahun, dirobah Pengadilan Tinggi = Empat tahun dan dirobah oleh Mahkamah Agung menjadi : delapan tahun penjara.
  • Putusan Kasasi Mahkamah Agung tersebut diatas merupakan “terobosan baru” terhadap Jurisprudensi Mahkamah Agung yang selama ini telah ada yaitu: bahwa permasalahan berat ringannya hukuman merupakan wewenang dari Judex facti. Vide MA-RI No.797.K/Pid/1983 dan MA-RI No. 57.K/Pid/1983. Dengan “terobosan baru ini” (No. 830 K/Pid/2003), Mahkamah Agung – Judex Juris berwenang merobah hukuman pidana penjara yang telah dijatuhkan oleh Judex facti.
  • Demikian dari catatan dari putusan diatas.

Sumber :MAJALAH HUKUM VARIA PERADILAN NO.229. TAHUN. XX. OKTOBER.2004. HLM.4

PUTUSAN TERSEDIA : MAHKAMAH AGUNG R.I.

Anda mungkin juga berminat