Tata Cara dan Ketentuan Memperkerjakan Advokat Asing Di Kantor Hukum Indonesia

Sumber Foto : http://www.cnitlaw.com

Hai sahabat yuridisID, kali ini mimin akan memberikan new info tentang ketentuan dalam memperkerjakan advokat asing di Indonesia. Sebelum mimin jelaskan ketentuannya, mimin mau ingatin jangan lupa di share agar bermanfaat yaa :).

okay, kita akan bahas apa saja ketentuan dan tata cara dalam memperkerjakan advokat asing di Indonesia?

Kantor Advokat dapat mempekerjakan Advokat Asing sebagai karyawan atau tenaga ahli dalam bidang hukum asing. Bidang hukum asing sebagaimana dimaksud meliputi:
a. hukum dari negara asalnya; dan/atau
b. hukum internasional di bidang bisnis dan arbritase serta penyelesaian sengketa di luar pengadilan lainnya.

Jumlah Advokat Asing yang dapat dipekerjakan pada Kantor Advokat ditentukan berdasarkan jumlah keseluruhan Advokat Indonesia yang bekerja pada kantor tersebut dengan perbandingan 4 (empat) orang Advokat Indonesia berbanding 1 (satu) orang Advokat Asing, dengan ketentuan paling banyak 5 (lima) orang Advokat Asing untuk setiap Kantor Advokat. Dalam hal Kantor Advokat hanya mempunyai 3 (tiga) orang Advokat Indonesia maka dapat diberikan kesempatan untuk mempekerjakan 1 (satu) orang Advokat Asing.

Untuk dapat mempekerjakan Advokat Asing pada Kantor Advokat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Advokat Asing wajib memperoleh izin kerja dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang tenaga kerja. Sebelum mendapatkan izin dari menteri, Kantor Advokat wajib mengajukan permohonan persetujuan kepada Menteri. Permohonan sebagaimana dimaksud dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Permohonan  diajukan oleh Pemohon secara langsung dengan mengisi formulir permohonan. Selain mengisi formulir permohonan Pemohon harus melampirkan dokumen persyaratan sebagai berikut:
a. asli surat permohonan yang ditandatangani di atas materai;
b. asli rekomendasi dari organisasi Advokat yang ada di Indonesia;
c. asli perjanjian kerjasama antara Kantor Advokat dengan Advokat Asing yang akan dipekerjakan yang telah dilegalisasi oleh notaris Indonesia;
d. identitas data dari Advokat Asing yang mengajukan permohonan; dan
e. program tentang rencana pemberian jasa hukum secara cuma-cuma secara tertulis.

Identitas data dari Advokat Asing terdiri atas:
a. asli riwayat hidup;
b. fotokopi ijazah yang telah dilegalisir oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara Advokat Asing berasal;
c. asli surat keterangan sebagai pengacara aktif yang dikeluarkan oleh lembaga resmi dan telah dilegalisasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara Advokat Asing berasal;
d. asli surat keterangan sebagai anggota organisasi profesi hukum yang telah dilegalisasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara Advokat Asing berasal;
e. asli surat keterangan tidak dicegah dan ditangkal dari Direktorat Jenderal Imigrasi;
f. fotokopi paspor yang masih berlaku;
g. pas foto terbaru berwarna dengan latar belakang berwarna merah ukuran 4 cm x 6 cm (empat sentimeter kali enam sentimeter) sebanyak 4 (empat) lembar;
h. bukti setoran pembayaran penerimaan negara bukan pajak pada bank yang ditunjuk oleh Menteri; dan
i. nomor pokok wajib pajak atas nama Kantor Advokat.

Nah itu dia, syarat,ketentuan dan tata cara dalam memperkerjakan Advokat Asing di Kantor Hukum Indonesia. Semoga Bermanfaat, salam YuridisID 🙂

Anda mungkin juga berminat