SUAMI MEMBUAT SENGSARA ISTRI DAN ANAKNYA DELICT PASAL 304 K.U.H.P.

Kategori : PUTUSAN TERPILIH   

Pengadilan Negeri Boyolali

Nomor : 54/Pid/B/1987/PN.BI

Tanggal : 11 Agustus 1987

Mahkamah Agung RI

Nomor : 1978.K/Pid/1990

Tanggal : 25 Mei 1993

Catatan :

  • Dari putusan Mahkamah Agung RI terhadap kasus tersebut di atas, maka dapat diangkat “Abtrak Hukum” sebagai berikut:
  • Untuk dapat menerapkan delict ex pasal 304 K.U.H.Pidana ini, maka dalam persidangan Pengadilan harus terbukti fakta bahwa terdakwa telah dengan sengaja mentelantarkan istri dan anaknya dengan tidak memberikan nafkah yang dibutuhkan oleh istri dan anak istrinya tersebut. Hal ini dilakukan terdakwa dengan kesadaran dan pengetahuan bahwa istrinya itu tidak mempunyai kemampuan untuk mencari nafkah sendiri dan bantuan dari orangtua istrinya tidak dapat diharapkan.
  • Disamping itu, unsur “keadaan sengsara” dalam pasal tersebut, harus diartikan: membahayakan nyawa dan kesehatan phisik seseorang, dan orang ini tidak mampu menyelamatkan diri sendiri.
  • Istri yang ternyata mampu menafka sendiri untuk kehidupannya sendiri dan anaknya (seperti dalam kasus ini) serta menutur pasal 45 dari U.U. No 1/1974, bahwa istri juga berkewajiban untuk memelihara anaknya, maka suami yang meninggalkan istrinya dapat dibebaskan dari pasal 304 K.U.H.P. tersebut.
  • Demikian cacatan kasus ini.

Sumber :MAJALAH HUKUM VARIA PERADILAN NO.98. TAHUN. IX. NOVEMBER.1993. HLM.5

PUTUSAN TERSEDIA : PERADILAN NEGERI

Anda mungkin juga berminat