Pertemuan Arisan Berbuntut Pencemaran Kehormatan

Kategori : Putusan Terpilih

Pengadilan Negeri di Padang

No.102/Pid.B/1996/Pn.Pdg, tanggal 20 Juni 1996

Mahkamah Agung RI

No. 1218.K/Pid/1996, tanggal 16 Juli 1997

Catatan Redaksi :

  • Dari putusan Mahkamah Agung tersebut diatas dapat diangkat Abstrak Hukum sebagai berikut :
  • Seorang (Ny. A) dalam suatu pertemuan arisan kaum ibu, karena tersinggung perasaannya oleh orang lain (NY. B), lalu membalas dengan mengucapkan perkataan yang isinya antara lain: “Laki kau Korupsi” kata-kata ini ditujukan kepada Ny. B tersebut.
  • Ny. B karena merasa kehormatannya dicemarkan, maka ia mengadukan kepada kepolisi agar Ny. A tersebut dituntut menurut hukum.
  • Pengaduan ex pasal 319 KUHPidana yang dilakukan oleh Ny. B, secara yuridis sudah benar, karena perkataan Ny. A tersebut di tujukan kepada Ny.B, bukan ditujukan kepada Suaminya Ny. B.
  • Ny. A (terdakwa) dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana: Penghinaan. Namun bila ditilik dari Surat Dakwaan Tunggal yang didakwakan Jaksa kepada N.y A (Terdakwa), ia didakwa melakukan delik ex pasal 310 ayat 1 KUHPidana, yang kualifikasi delictnya adalah menista.
Sumber:
Majalah Hukum Varia Peradilan Tahun XIII.No.151.April 1998.Hlm.46.

Naskah Putusan : Tersedia (PN DAN MA)

HUBUNGI WA: 0817250381

 

Anda mungkin juga berminat