Perbedaan Calon Hakim Agung Karier dengan Non Karier

Sumber Foto : http://iradiofm.com

Hakim Agung, pasti sebagian dari kita sudah pernah atau sering mendengarnya. Tapi, tahukah anda apa itu hakim agung?

Hakim Agung adalah adalah pimpinan dan hakim anggota pada Mahkamah Agung Republik Indonesia. Hakim agung ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia dari nama calon yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat atas usulan Komisi Yudisial. Usia pensiun hakim agung adalah 70 tahun. Jumlah hakim agung menurut undang-undang maksimal 60 orang. Hakim agung dapat berasal dari sistem karier atau sistem nonkarier.

Nah, apa sih perbedaannya antara Hakim Agung berasal dari sistem karier atau sistem nonkarier?

Calon hakim agung karier adalah calon hakim agung yang berstatus aktif sebagai hakim pada badan peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung yang dicalonkan oleh Mahkamah Agung dan berijazah magister di bidang hukum dengan dasar sarjana hukum atau sarjana lain yang mempunyai keahlian di bidang hukum memiliki serta pengalaman paling sedikit sedikit 20 (dua puluh) tahun menjadi hakim, termasuk paling singkat 3 (tiga) tahun menjadi hakim tinggi. Selain itu, tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian sementara akibat melakukan pelanggaran kode etik dan/atau pedoman perilaku hakim.
Sedangkan calon hakim agung non karier adalah calon hakim agung yang berasal dari luar lingkungan badan peradilan dan berijazah doktor dan magister di bidang hukumdengan dasar sarjana hukum atau sarjana lain yang mempunyai keahlian di bidang hukum serta berpengalaman dalam Profesi Hukum dan/atau akademisi hukum paling sedikit 20 (dua puluh) tahun dan tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

 

Itulah perbedaannya. Semoga bermanfaat sahabat YuridisID :).

Sumber : 

  • Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung diubah oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung terakhir kali diubah oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung;

Anda mungkin juga berminat