PENGADILAN AGAMA TIDAK WENANG MEMERIKSA SENGKETA HAK MILIK

Kategori : PUTUSAN TERPILIH

Pengadilan Agama Selong

Nomor : 326/Pdt.G/1992/PA.Sel

Tanggal :  6 Nopember 1995

Pengadilan Tinggi Agama Mataram

Nomor : 32/Pdt.G/1996/PTA.MTR

Tanggal : 3 Juli 1996

Mahkamah Agung RI

Nomor : 456.K/AG/1996

Tanggal : 26 Agustus 1998

Catatan :

  • Dari putusan Majelis Mahkamah Agung tersebut diatas, dapat diangkat abstrak hukum sebagai berikut :
  • Gugang terhadap harta warisan berdasar hukum Islam yang diajukan ke Pengadilan Agama, bilamana objek gugatannya (tanah warisan) masih terdapat persengketaan tentang hak milik dengan pihak ketiga, maka sengketa hak milik tersebut harus diselesaikan terlebih dulu oleh Pengadilan Negeri. Menghadapi gugatan semacam ini, Pengadilan Agama seharusnya memberi putusan bahwa gugatan tidak dapat diterima.
  • Periksa pasal 50 Undang-Undang No. 7/tahun 1989 dan Jurisprudensi tetap Mahkamah Agung RI No. 11K/AG/1979 yang berisi Kaidah Hukum bahwa apabila dalam suatu gugatan pembagian harta warisan masih terkandung sengketa hak milik, maka perkara tersebut tidak termasuk kewenangan Pengadilan Agama untuk mengadilinya melainkan wewenang absolut Pengadilan Umum (Pengadilan Negeri)
  • Demikian catatan kasus ini.

Sumber :MAJALAH HUKUM VARIA PERADILAN NO.171. TAHUN. XV. NOVEMBER.1999. HLM.69

PUTUSAN TERSEDIA : MAHKAMAH AGUNG RI


Anda mungkin juga berminat