Penerbitan Sertifikat Tanah H.G.B. Cacat Hukum & Batal

Kategori : Putusan Terpilih

Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta

Nomor : 127/G/TUN/1999/TUN.Jkt

Tanggal : 20 April 2000

Pengadilan Tinggi TUN-Jakarta

Nomor: 129/B/2000/PT.TUN.Jkt

Tanggal : 22 September 2000

Mahkamah Agung RI :

Nomor : 67-K/TUN/2001

Tanggal : 15 November 2001

Catatan Redaksi :

  • Kaidah Hukum yang dapat diangkat dari putusan Mahkamah Agung tersebut diatas sebagai berikut :
  • Sebidang tanah Sertifikat HGB No. 2028/Menteng berasal dari Konversi Hak Eropa – Rv Eigendom, dengan pemegang Haknya “NV. Bouw & Handel Maatschappjj Tin Sin”. Tanah HGB tersebut haknya berakhir pada tanggal 24 September 1980 dan pemegang haknya yang lama tidak/belum mengajukan pembaharuan haknya yang baru ke BPN.Baru pada tahun 1996, pihak Ny. Saendus Cs, yang membeli tanah tersebut, mengajukan pembaharuan HGB No. 2028/Menteng tersebut dan oleh BPN DKI Jakarta permohonan ini dikabulkan dengan menerbitkan Sertifikat HGB No. 3939/Menteng atas nama Ny.Saendus Cs, meskipun waktunya sudah terlambat untuk pembaharuan HGB ex Konversi Hak Eropa.
  • Penerbitan Sertifikat HGB No. 3939/Menteng a’quo – adalah cacat hukum dan batal demi hukum, karena bertentangan dengan pasal 3 ayat (2) jo pasal 13 dari PERMENDAGRI No. 3/tahun 1979 jo KEPRES No. 32/tahun 1979.
  • Pengadilan Tinggi TUN yang menerapkan pasal 1576 BW/KUHPerdata dalam kaitannya dengan pasal 1 butir 3 tahun 1986 untuk mengadili perkara diatas adalah salah dalam menerapkan hukum sehingga putusan Pengadilan Tinggi tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Agung.
  • Demikian catatan dari putusan diatas.

PUTUSAN TERSEDIA : PUTUSAN PTUN (TATA USAHA NEGARA)

 

Anda mungkin juga berminat