Merusak Uang Bisa di Pidana

Sumber Foto: Wajibbaca.com

Pasal 246 merumuskan sebagai berikut: “Barangsiapa mengurangi nilai mata uang dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan uang yang dikurangi nilainya itu, dipidana karena merusak uang dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.”

Kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 246 yang diberi kualifikasi sebagai merusak uang (muntshennis), yang terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut:

a. Unsur-unsur objektif:

  1. Perbuatan: mengurangi nilai;
  2. Objeknya: mata uang;

b. Unsur subjektif: dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan uang yang dikurangi nilainya.

Perbuatan mengurangi nilai dilakukan hanya terhadap mata uang (uang logam) dan tidak terhadap uang kertas. Adapun yang dimaksud dengan nilai dalam perkataan mengurangi nilai, adalah nilai intrinsik dari mata uang yakni nilai logam atau bahan uangnya, misalnya emas, dan bukan nilai nominal atau yang tertulis pada uang. Wujud perbuatan mengurangi nilai misalnya dengan mengikir, memotong, melubangi, dapat juga dengan menggunakan bahan kimia. Perbuatan mengurangi nilai baru dapat dipidana apabila terhadap perbuatan itu ada terkandung maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang yang dikurangi nilainya itu. Adalah tidak dipidana apabila melakukan perbuatan seperti mengikir, melubangi terhadap mata uang dengan maksud untuk dipakai sebagai perhiasan.

 

Sumber : Adami Chazawi, Kejahatan Mengenai Pemalsuan, (Malang : PT. Rajagrafindo Persada, 2000), hlm. 40

Anda mungkin juga berminat