Mengambil Barang Milik Orang Lain Saat Sholat Tarawih? Apakah dapat dipidana ?

Sumber Foto : http://cdn2.tstatic.net/jakarta/foto/bank/images/ilustrasi-copet_20180226_201435.jpg

Ada yang pernah kehilangan barang-barangnya saat melakukan sholat tarawih? Pastinya ada
yang pernah mengalaminya, misalnya saja kehilangan sandal, dompet, atau bahkan kehilangan
kotak amal. Hal ini memang sesuatu yang kita anggap biasa terjadi tetapi disatu sisi menyita
pemikiran kita karna dia mengambil barang milik orang lain saat orang-orang sibuk melakukan
ibadah di masjid.
Nah hal ini dapat dipidana guys, karna mengambil barang milik orang lain tanpa sepengetahuan
pemiliknya disebut sebagai “Pencurian”. Penjelasannya dapat kita lihat pada Pasal 362 KUHP
yang menyatakan bahwa :
”Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain,
dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan
pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah”.
Berdasarkan rumusan tersebut di atas, maka tindak pidana ini termasuk tindak pidana pencurian
biasa yang unsur-unsur tindak pidana pencurian (biasa) ini adalah sebagai berikut :
Unsur obyektif, yang meliputi unsur-unsur :
a) mengambil;
b) suatu barang;
c) yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain.
Unsur subyektif, yang meliputi unsur-unsur :
a) dengan maksud;
b) untuk memiliki barang/benda tersebut untuk dirinya sendiri;
c) secara melawan hukum.
Kalau misalnya seseorang mengambil sandal atau barang-barang milik orang lain tanpa ada izin dari pemiliknya, maka hal ini disebut sebagai Tindak Pidana Pencurian Biasa. Jadi, jangan pernah coba-coba mengambil milik orang lain yah guys karna akibat hukumnya sangat berbahaya.

Sumber : Pasal 362 KUHP

Anda mungkin juga berminat