Majalah Varia Peradilan Cover

Kurang Bukti Terdakwa Di Hukum

Kategori : Putusan Terpilih

Pengadilan Negeri Kotabumi – Lampung

Nomor : 018/Pid.B/1988

Tanggal : 7 Juli 1988

Pengadilan Tinggi Tanjungkarang

Nomor : 132/Pid.B/1988

Tanggal : 24 December 1988

Mahkamah Agung RI

Nomor : 1071.K/Pid/1989

Tanggal : 9 Agustus 1989

Catatan :

  • Dari putusan Mahkamah Agung tersebut diatas, kita dapat ketahui, bahwa putusan judex facti (Pengadilan Tinggi yang membenarkan dan menguatkan putusan Pengadilan Negeri), telah dibatalkan, karena dinilai MA-RI, sebagai putusan yang salah menerapkan “hukum pembuktian dalam perkara pidana” yaitu : Hakim telah melanggar ketentuan undang-undang, ex pasal 183 KUHAP. mengenai “batas minimum pembuktian” untuk dapat menyatakan terdakwa bersalah dan menghukumnya.
  • Bahwa mengenai “batas minimum pembuktian” yang diatur dalam pasal 183 ini, harus dikaitkan dengan pasal 184 (1) KUHAP.
  • Dalam kasus ini, Hakim telah menghukum terdakwa berdasar atas bukti yang tidak lengkap dan “kurang dari” batas minimum yang diwajibkan oleh undang-undang No.8/tahun 1981 (sistem pembuktian negatief wettelijk)
  • Bahwa dengan demikian, maka kita dapat menarik “Abstrak Hukum” sebagai berikut :
  • Bahwa pengakuan terdakwa didalam persidangan yang menyatakan bahwa ia telah melakukan perbuatan pidana sebagaimana yang didakwakan kepadanya, tanpa disertai atau didukung oleh alat bukti lainnya, maka pengakuan terdakwa ini saja, masih belum memenuhi “Asas batas minimum pembuktian” sebagaimana yang ditentukan oleh Undang-Undang (KUHAP).
  • Demikian catatan atas kasus ini.

Sumber :

Majalah Hukum Varia Peradilan No. 54. Tahun. V. Maret 1990. Hlm. 65

Putusan Tersedia : Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi & Mahkamah Agung RI (Tingkat Kasasi)

“Untuk pemesanan pengetikan kembali naskah putusan/yurisprudensi silahkan menghubungi : WA: 0817250381 dan untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Anda mungkin juga berminat