KASUS KEPAILITAN MODERN LAND REALTY SALAH MENERPAKAN HUKUM

Kategori : KEPUTUSAN TERPILIH

Pengambilan Niaga Jakarta Pusat

Nomor : 07/Pailit/1998/PN.Niaga/Jkt.Pst

Tanggal : 8 Oktober 1998

Mahkamah Agung RI

Nomor : 03.K/N/1998

Tanggal : 2 Desember 1998

Catatan :

  • Dari putusan Mahkamah Agung tersebut diatas dapat diangkat Abstrak Hukum sebagai berikut:
  • Hubungan hukum berupa perikatan jual-beli satuan Rumah Susun (RUSUN)/Apartemen) dimana pembayarannya diatur secara mengansur. Para Pembeli/Konsumen telah membayar uang ansurannya kepada produsen (developer). Kemudian ternyata developer- prodesen – penjual menyatakan tidak sangkup lagi meneruskan pembangunan Apartemen tersebut. Pembatalan perikatan jual-beli ini tidak dapat diterima oleh pembeli. Timbul sengketa antara kedua pihak – pembeli dan penjual
  • Permasalahan/sengketa ini “bukan/tidak” merupakan hutang debitur yang telah jauh waktu dan dapat ditagih seketika karena Debitur tidak membayar sedikitnya satu hutang kepada salah satu Kreditur, sehingga merupakan perkara Kepailitan, ex pasal 1 (1) UU No. 4/1998.
  • Perkara yang demikian ini merupakan perkara perdata tentang Perikatan Jual-Beli Rumah dengan segala sanksi hukumnya sebagai akibat adanya wanprestasi salah satu pihak yang termasuk dalam ruang lingkup kewenangan Hakim Perdata ex pasal 1266 jo 1267. BW. Hakim Niaga tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkata tersebut, karena berkaitan dengan kompetensi absolut.
  • Demikian catatan atas kasus ini.

 Sumber :MAJALAH HUKUM VARIA PERADILAN NO.165. TAHUN. XIV. JUNI. 1999. HLM.5

PUTUSAN TERSEDIA : PERADILAN PENIAGA

Anda mungkin juga berminat