Jual Beli Barang Sita Jaminan (Penerapan Pasal 1499 BW)

Kategori : PUTUSAN TERPILIH

Pengadilan Negeri di Bale Bandung

No. 73/Pdt. BTH/1988/PN.BB, tanggal 31 Mei 1989

Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Bandung

No.306/Pdt/1989/PT.Bdg, tanggal 14 Desember 1989

Mahkamah Agung RI

No. 3152.K/Pdt/1990, tanggal 25 Juni 1996

Catatan :

  • Dari putusan Mahakamah Agung tersebut diatas, diangkat “Abstrak Hukum” sebagai berikut :
  • Seorang pembeli barang mobil truk. Dia tidak mengetahui bahwa barang tersebut dalam keadaan sita Jaminan oleh Pengadilan Negeri, karena sewaktu mobil tersebut dibelinya, mobil dan BPKB nya dikuasai oleh Penjualnya. Penyerahan mobik dan BPKB di lakukan penjual kepada pembeli dihdapan pejabat Bank. Pembeli brang yang demikian ini, dinilai sebagai pembeli yang beritikad baik, yang harus mendapat perlindungan hukum, ex pasal 1977 (1) B.W.
  • Karena barang telah diletakkan sita Jaminan (C.B) oleh Pengadilan Negeri adalah dilarang dialihan (dijual belikan), maka dalam kasus ini, dengan berpegang pasal 1499 B.W dan rasa Keadilan, kepada Pembeli yang beritikad baik tersebut diatas, diberikan hak untuk memperoleh ganti rugi uang (Penggantian segala biaya) dari pihak penjualnya, sebesar uang harga pembelian barang ditambah dengan bunga 18% pertahun terhitung sejak gugatan terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Negeri. Sedangkan tuntutan agar barang tersebut menjadi miliknya pembeli dan eksekusi lelang terhadap barang tersebut dibatalkan, telah ditolak oleh Mahkamah Agung.
  • Demikian catatan kasus ini.

Sumber :

Majalah Hukum Varia Peradilan No.156.Tahun. XIII. September.1998. Hlm. 28.

Putusan Tersedia : Mahkamah Agung RI.

“Untuk pemesanan pengetikan kembali naskah putusan/yurisprudensi silahkan menghubungi : WA: 0817250381 dan untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257 ”

Anda mungkin juga berminat