Jangan Sampai Salah Ya!! Ini 5 Pasang Istilah Hukum Sering Tertukar

Di dalam Hukum kita sering mendengar istilah-istilah asing yang jarang kita dengar, dan tak bisa dipungkiri terkadang kita bingung dan sering tertukar antara istilah hukum satu dengan yang lainnya. Untuk itu yuridisID akan menyajikan bacaan yang memberi pengetahuan bagi anda semua tentang 5 Pasang istilah yang sering tertukar. Mari baca penjelasannya di bawah ini :

  1. Istilah AGEN & DISTRIBUTOR
    a) AGEN
    Perusahaan perdagangan nasional yang bertindak sebagai perantara untuk dan atas nama prinsipal berdasarkan perjanjian untuk melakukan pemasaran tanpa melakukan pemindahan hak atas fisik barang dan/atau jasa yang dimiliki/dikuasai oleh prinsipal yang menunjuknya. (Pasal 1 angka 4 Permendag 11/2006)
    b) DISTRIBUTOR
    Perusahaan perdagangan nasional yang bertindak untuk dan atas namanya sendiri berdasarkan perjanjian yang melakukan pembelian, penyimpanan, penjualan serta pemasaran barang dan/atau jasa yang dimiliki/dikuasai. (Pasal 1 angka 5 Permendag 11/2006)
  2. Istilah PAJAK & RETRIBUSI
    a) PAJAK
    Kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan
    untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (Pasal 1 Angka 1 UU No 28/2007 Tentang Perubahan Ketiga Atas UU No  6/1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan)
    b) RETRIBUSI
    Pungutan Daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan
    dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau Badan. (Pasal 1 angka 64 UU Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah)
  3. Istilah TUNTUTAN & GUGATAN
    a) TUNTUTAN
    Diajukan ke Pengadilan, mengandung sengketa diantara kedua belah pihak atau lebih, yang harus diselesaikan dan diputus oleh pengadilan. (Pasal 182 ayat 1 KUHAP)
    b) GUGATAN
    Tuntutan hukum yang diajukan oleh penuntut umum yang berisikan tuntutan pidana dan diajukan setelah proses pembuktian di persidangan pidana selesai dilakukan. (Pasal 182 ayat 1 KUHAP)
  4. Istilah Hukum Pidana & Hukum Perdata
    a) HUKUM PIDANA
    Hukum yang mengatur tentang pelanggaran-pelanggaran dan kejahatan-kejahatan terhadap kepentingan umum, perbuatan mana diancam dengan hukuman yang merupakan suatu penderitaan atau siksaan. (Referensi dari C.S.T. Kansil dalam bukunya Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia)
    b) HUKUM PERDATA
    Rangkaian peraturan-peraturan hukum yang mengatur hubungan antar orang yang satu dengan yang lain, dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan. (Referensi dari C.S.T. Kansil dalam bukunya Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia)
  5. Istilah Penangkapan & Penahanan
    a) PENANGKAPAN
    Pengekangan sementara waktu kebebasan tersangka atau terdakwa berdasarkan bukti permulaan yang cukup guna kepentingan penyidikan, penuntutan, atau pemeriksaan di sidang pengadilan. (Pasal 1 angka 20 KUHAP)
    b) PENAHANAN
    penempatan tersangka atau terdakwa di tempat tertentu oleh pejabat yang berwenang melakukan penahanan berdasarkan undang-undang.(Pasal 1 angka 21 KUHAP)

Sekian, semoga bermanfaat. Ingat!! jangan lupa share ke teman-teman, keluarga, dan tetangga anda semua untuk terus mendukung website yuridisID. Terimakasih 🙂

Sumber :

  • Permendag No 11 Th 2006

  • UU No 28/2007 Tentang Perubahan Ketiga Atas UU No  6/1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan

  • Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah

  • KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA

  • C.S.T. Kansil dalam bukunya Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia

Anda mungkin juga berminat