Istri Menggugat Cerai Suaminya Tidak Selalu Dihukum Nusyuz

Kategori : Putusan Terpilih

No. Putusan : 137 K/AG/2007

Tanggal Putusan : 19 September 2007

Kaidah  :

“Istri yang menggugat cerai suaminya tidak selalu dihukumkan nusyuz. Meskipun gugatan perceraian diajukan oleh istri, tidak terbukti istri telah berbuat nusyuz, maka secara ex officio suami dapat dihukum untuk memberikan nafkah iddah kepada bekas istrinya, dengan alasan bekas istri harus menjalani masa iddah, yang tujuannya antara lain untuk istibra’ yang juga menyangkut kepentingan suami.

 

Sumber :

Mahkamah Agung RI, Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Tahun 2008  hlm. XIV

Anda mungkin juga berminat