Isi/Bunyi Pasal 525 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Pasal 525

(1) Barangsiapa pada waktu ada bahaya bagi keamanan umum orang atau barang atau pada waktu tertangkap tangan (kepergok) orang sedang berbuat kejahatan tidak mau memberikan pertolongan yang diminta oleh kuasa umum dari padanya, sedang pertolongan itu dapat diberikan dengan tidak membahayakan dirinya, dihukum denda sebanyak-banyaknya Rp. 373,–. (K.U.H.P. 165, 187 s, 478, 531, 566)

(2) Dalam hal diminta bantuan pada waktu kedapatan orang tertangkap tangan (kepergok) membuat kejahatan, maka peraturan ini tidak berlaku bagi orang yang menolak permintaan itu, karena hendak melepaskan dirinya dari pada bahaya tuntutan atau karena hendak menjatuhkan bahaya tuntutan itu dari pada salah seorang sanak saudara nya atau dalam keluarganya karena pernikahan dalam keturunan yang lurus atau dalam derajat kedua atau ketiga turunan yang menyimpang, atau dari laki (isteri)nya atau jandanya. (K.U.H.P. 165,187 s, 478, 531, 566).

Demikian isi dari Pasal 525 KUHP diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 525 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Anda mungkin juga berminat