Isi/Bunyi Pasal 477 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Pasal 477

(1) Nahkoda kapal Indonesia yang dengan sengaja membiarkan seorang terdakwa atau seorang hukuman lari atau melepaskan orang itu atau membantu ketika orang itu dilepaskan atau melepaskan dirinya, sedang orang itu ditumpangkan dikapalnya atas permintaan yang beralaskan undang-undang dihukum penjara selama-lamanya empat tahun.

(2) Jika orang itu dapat lari, dilepaskan atau melepaskan dirinya karena kelalaian nahkoda itu, maka ia dihukum penjara selama-lamanya dua bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,- (KUHP 8, 93-95, 172, 223, 426, 476)

Demikian isi dari Pasal 477 KUHP diatas, semoga menjadi in.formasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 477 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Anda mungkin juga berminat