Isi/Bunyi Pasal 381 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 381

Pemecatan seorang wali dilakukan oleh Pengadilan Negeri tempat tinggalnya atau sekiranya ia tak mempunyai tempat tinggal, oleh Pengadilan Negeri tempat tinggal terakhir, atas permintaan wali pengawas, atas permintaan seorang keluarga sedarah atau semenda sampai dengan derajat empat dari yang belum dewasa, atas permintaan Dewan Perwalian atau atas tuntutan Jawatan Kejaksaan.

Pemecatan bapak atau ibu yang diangkat menjadi wali setelah adanya perceraian, dilakukan oleh Pengadilan Negeri yang mengadili tuntutan perceraian.

Permintaan atau tuntutan itu harus memuat peristiwa-peristiwa dan keadaan-keadaan yang menjadi dasarnya, pula harus memuat penyebutan akan nama kedua orang tua, nama wali dan wali pengawas, akan tempat tinggal dan tempat kediaman mereka, sekadar ini diketahui, akan nama-nama dan tempat tinggal para keluarga sedarah dan semenda yang menurut pasal 333 harus dipanggil, seperti pun nama-nama dan tempat tinggal saksi-saksi, yang kiranya dapat menguatkan peristiwa-peristiwa yang dikemukakannya dalam permintaan atau tuntutan tersebut. Kecuali permintaan akan pemecatan itu dimajukan oleh Dewan Perwalian permintaan atau tuntutan itu, beserta surat-surat yang disampaikannya guna menguatkannya, selekas mungkin oleh Panitera dalam turunannya dikirimkan kepada Dewan. Dalam permintaan atau tuntutan hari masuknya dicatat oleh Panitera.

Demikian isi dari Pasal 381 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 381 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat