Isi/Bunyi Pasal 338 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 338

Apabila dalam tenggang waktu yang ditentukan untuk itu, wali telah melalaikan menaruh ikatan jaminan atau memberi pertaruhan gadai, sedangkan ia tak mempunyai harta benda tak bergerak yang cukup, maka atas tuntutan Balai Harta Peninggalan tugas untuk mengurus harta kekayaan si belum dewasa oleh Pengadilan Negeri harus dicabut daripadanya, dalam pada mana tugas itu akan diberikan kepada Balai, sampai kemudian wali itu memberikan jaminan secukupnya, ialah apabila atas permintaannya oleh Pengadilan, setelah mendengar Balai, tugas tadi diserahkan kembali kepadanya.

Wali yang telah dicabut tugas mengurusnya, akan tetap menyelenggarakan pemeliharaan diri sebelum dewasa, dengan taraf hidup dan dengan cara yang jika perlu akan ditentukan oleh Pengadilan atas usul  Balai.

Sementara itu, apabila pengurusan harta kekayaan tak bergerak si belum dewasa menghendaki suatu pengawasan yang harus terus menerus dijalankan oleh Pengadilan, setelah mendengar Balai, akan dapat ditentukan, bahwa tugas untuk mengurus itu pun akan tetap pada wali, asal wali ini membawa kekantor Balai segala uang tunai, barang keemasan dan surat-surat yang berharga; kepunyaan si belum dewasa; dalam hal yang demikian, Balai akan memberikan kepada wali uang yang secukupnya, baik guna membiayai pemeliharaan dan pendidikan si belum dewasa, maupun guna membelanjai urusan sehari-hari akan barang-barang tak bergerak, kesemuanya itu dengan kewajiban pada wali, untuk menggadaikan perhitungan tanggung jawab tiap-tiap tahun dengan cara seperti teratur dalam pasal 372.

Demikian isi dari Pasal 338 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 338 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat