Isi/Bunyi Pasal 260 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Pasal 260

(1) Dihukum penjara selama-lamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyakya Rp. 4.500,– :

1e. barangsiapa menghilangkan merek pada materai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Negeri Indonesia dan yang telah dipakai, merek mana guna menjadi tanda, bahwa materai itu sudah dipakai dan tidak laku lagi, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan materai itu, seolah-olah belum lagi di pakai.

2e. barangsiapa dengan maksud serupa tadi, pada materai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Negara Indonesia menghilangkan tanda tangan, tanda sahnya (waarmerk) atau tanda waktunya pemakaian yang sekalian menurut undang-undang menjadi tanda, bahwa materai itu telah dipakai dan tidak berlaku lagi.

(2) Dengan hukuman serupa itu juga dihukum barangsiapa sengaja menggunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediakan, untuk dijual atau dimasukkan ke Negara Indonesia materai yang mereknya, tanda tangannya, tanda sahnya atau tanda waktunya mempergunakan telah dihilangkan seolah-olah materai itu belum dipakai . (K.U.H.P. 35, 64-2, 253, 259, 260 bis, 486).

Demikian isi dari Pasal 260 KUHP diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 260 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Anda mungkin juga berminat