Isi/Bunyi Pasal 256 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 256

Dalam hal-hal teratur dalam pasal 251, 252, 253 dan 254, pengingkaran-pengingkaran keabsahan anak, oleh suami harus dilakukan dalam waktu satu bulan, jika ia diam ditempat kelahiran si anak atau sekitarnya.

dalam waktu dua bulan, setelahpulang kembalinya, jika ia berada dalam keadaan tak hadir;

dalam waktu dua bulan setelah tipu muslihat diketahuinya, jika kelahiran anak itu disembunyikan baginya.

Semua akta dibuat diluar Hakim yang mengandung pengingkaran si suami, adalah tak berharga apabila dalam dua bulan perbuatan itu tak diikuti dengan suatu tuntutan di muka Hakim.

Jika si suami, setelah melakukan pengingkaran dengan akta diluar Hakim, dalam tenggang waktu tersebut diatas, meninggal dunia, maka bagi para ahli warisnya mulailah suatu tenggang waktu yang baru selama dua bulan, untuk memajukan tuntutan mereka.

Demikian isi dari Pasal 256 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 256 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat