Isi/Bunyi Pasal 252 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 252

Suami boleh mengingkari keabsahan di anak, apabila dapat membuktikan, bahwa ia sejak tiga ratus sampai seratus delapan puluh hari sebelum lahirnya anak itu, baik karena perpisahan maupun sebagai akibat sesuatu kebetulan, berada dalam ketakmungkinan yang nyata, untuk mengadakan hubungan dengan istrinya.

Dengan menunjuk pada ketakmampuannya yang nyata, suami tak dapat mengingkari, bahwa anak tiri adalah anaknya.

Demikian isi dari Pasal 252 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 252 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat