Isi/Bunyi Pasal 248 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 248

Perpisahan meja dan ranjang demi hukum menjadi batal, karena perdamaian suami-istri dan hiduplah kembali karenanya segala akibat perkawinan, sementara itu dengan tak mengurangi akan terus berlakunya perbuatan-perbuatan perdata terhadap pihak ke tiga yang dilakukan kiranya dalam tenggang antara perpisahan dan perdamaian.

Segala persetujuan antara suami dan istri bertentangan dengan ini, adalah batal.

Demikian isi dari Pasal 248 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 248 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat