Isi/Bunyi Pasal 221 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 221

Perkawinan bubar karena keputusan perceraian dan pembukuan perceraian itu dalam register catatan sipil.

Pembukuan perceraian  itu harus dilakukan di tempat dimana perkawinan tadi telah dibukukan, dan atas permintaan kedua belah pihak atau salah seorang mereka.

Jika perkawinannya berlangsung di luar Indonesia, maka pembukuan perceraian harus dilakukan dalam register catatan sipil di Jakarta.

Pembukuan harus dilakukan dalam waktu enam bulan, terhitung mulai keputusan perceraian memperoleh kekuatan mutlak.

Jika pembukuan itu tidak dilakukan dalam waktu tersebut, maka hilanglah kekuatan keputusan perceraian itu dan perceraian tidak dapat dituntut lagi atas dasar dan alasan yang sama.

Demikian isi dari Pasal 221 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 221 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat