Isi/Bunyi Pasal 219 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 219

Jika dalam kedua hal termaktub dalam pasal 210, si istri atau suami yang suami atau istrinya mendapat hukuman, telah melampau kan waktu enam bulan lamanya terhitung mulai saat keputusan Hakim memperoleh kekuatan mutlak, maka ia tak lagi dapat diterima dengan tuntutan perceraiannya.

Jika dari kedua pihak suami-istri itu, yang satu pada saat pihak yang lain mendapat hukuman, berada di luar Indonesia, maka tenggang waktu selama enam bulan dihitung mulai hari ia kembali lagi di Indonesia.

Demikian isi dari Pasal 219 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 219 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat