Isi/Bunyi Pasal 212 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 212

Si istri, baik dalam perkara perceraian ia menjadi penggugat, maupun menjadi tergugat, selama perkara berjalan boleh meninggalkan rumah si suami dengan izin Hakim.

Pengadilan Negeri akan menunjukkan rumah dalam mana si istri harus menempatkan kediamannya.

Demikian isi dari Pasal 212 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 212 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

 

Anda mungkin juga berminat