Isi/Bunyi Pasal 210 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 210

Apabila si suami atau si istri telah dijatuhi hukuman dengan suatu keputusan yang mempersalahkannya telah melakukan zinah, maka, untuk memperoleh perceraian, cukuplah kiranya jika sebuah turunan dari keputusan itu disampaikan kepada Pengadilan Negeri, disertai dengan surat keterangan yang menyatakan, bahwa keputusan itu telah memperoleh kekuatan mutlak.

Ketentuan itu berlaku juga, jika perceraian dituntut karena telah dihukumnya si suami atau si istri dengan hukuman penjara lima tahun lamanya, atau dengan hukuman yang lebih berat.

Demikian isi dari Pasal 210 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 210 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat