Isi/Bunyi Pasal 1878 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 1878

Perikatan2 utang sepihak dibawah tangan untuk membayar sejumlah uang tunai atau memberikan suatu barang yang dapat ditetapkan atas suatu harga tertentu, harus seluruhnya ditulis dengan tangannya sipenanda-tangan sendiri, atau paling sedikit, selainnya tanda-tangan, harus ditulis dengan tangannya sipenanda-tangan sendiri suatu penyetujuan yang memuat jumlah atau besarnya barang yang berutang.

Jika ini tidak diindahkan, maka, apabila perikatan dipungkiri, akta yang ditanda-tangani itu hanya dapat diterima sebagai suatu permulaan pembuktian dengan tulisan.

Ketentuan2 pasal ini tidak berlaku terhadap surat2 andil dalam suatu utang obligasi, begitu pula tidak berlaku terhadap perikatan2 utang yang dibuat oleh si berutang didalam menjalankan perusahaannya, dan demikianpun tidak berlaku terhadap akta2 dibawah tangan yang dibubuhi keterangan sebagaimana termaksud dalam ayat kedua pasal 1874 dan dalam pasal 1874 a.

Demikian isi dari Pasal 1878 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 1878 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat