Isi/Bunyi Pasal 181 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 181 KUHPerdata

Sementara itu, dalam perkawinan untuk kedua kali atau selanjutnya, apabila ada anak, dan keturunan dari perkawinan yang dulu, maka disebabkan karena pencampuran harta kekayaan dan utang-utang dalam satu persatuan, si suami atau si istri baru tak akan menikmati manfaat yang lebih besar daripada jumlah bagian terkecil, yang mana salah satu dari anak-anak tadi, atau, dalam hal telah meninggalnya anak itu terlebih dahulu, para keturunannya demi pergantian tempat, menikmatinya, sedangkan manfaat itu sekali-kali taklah boleh melebihi seperempatdari harta kekayaan si suami atau si istri yang kawin untuk kedua kalinya tadi.

Pada waktu terbukanya harta peninggalam si suami atau istri yang kawin ulang, anak-anak atau para keturunannya berhak menuntut pemotongan atau pengurangan; sehingga apa yang melebihi bagian yang terizinkan, masuklah dalam harta peninggalan tadi.

Demikian isi dari Pasal 181 KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257.

Sumber : Pasal 181 KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat