Isi/Bunyi Pasal 1603 m KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 1603 m

Jika wakil menurut undang2 dari seorang belum dewasa berpendapat, bahwa persetujuan perburuhan yang dibuat oleh si belum dewasa itu akan mempunyai akibat, atau sudah mempunyai akibat yang merugikan bagi si belum dewasa, atau pula jika ia berpendapat, bahwa syarat2 yang disebutkan dalam surat kuasa yang diterangkan dalam pasal 1601 g tidak dipenuhi, maka bolehlah ia memajukan permohonan tertulis kepada Halim ditempat dimana si belum dewasa sesungguhnya berdiam, supaya persetujuan perburuhan tersebut dinyatakan putus.

Hakim takkan meluluskan permohonan, melainkan setelah mendengar atau memanggil dengan sah si belum dewasa si majikan dan lagi Balai Harta Peninggalan jika sibelum dewasa berada dibawah perwalian dimana Balai Harta Peninggalan itu menjadi wali pengawasnya.

Jika Hakim mengabulkan permohonan, ia menetapkan pada waktu mana perhubungan kerjanya akan berakhir.

Terhadap penetapan tersebut tidak ada jalan untuk melawannya, kecuali adanya kekuasaan Jaksa Agung untuk semata-mata demi kepentingan undang2, memajukan permintaan kasasi terhadap penetapan tersebut.

 

Demikian isi dari Pasal 1603 m KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 1603 m KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat