Isi/Bunyi Pasal 1602 l KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Pasal 1602 l

Pembayaran upah yang ditetapkan dalam uang menurut lamanya waktu harus dilakukan sebagai berikut :

Jika upah ditetapkan untuk tiap minggu atau suatu watku yang lebih pendek, tiap-tiap kali setelah lewat satu minggu;

Jika upah ditetapkanuntuk tiap bulan, tiap-tiap kali setelah lewat satu bulan;

Jika upah ditetapkan untuk suatu waktu yang lebih lama dari satu bulan, tiap-tiap kali setelah lewat satu triwulan. Dari aturan ini hanyalah boleh diadakan penyimpangan sedemikian rupa, bahwa dengan persetujuan yang dibuat tertulis atau dengan reglemen dapat ditentukan bahwa pembayaran upah yang ditetapkan untuk suatu waktu yang pendek dari setengah bulan harus dilakukan tiap-tiap kali setelah lewatnya waktu setengah bulan, dan bahwa pembayaran upah yang ditetapkan untuk suatu bulan harus dilakukan tiap-tiap kali setelah lewatnya satu triwulan.

Pembayaran upah dari buruh-buruh yang tinggal pada si majikan harus terjadi, dengan penyimpangan sekadarnya dari ketentuan-ketentuan diatas, tiap-tiap kali setelah lewatnya waktu yang ditentukan oleh kebiasaan setempat, kecuali jika dengan persetujuan yang dibuat tertulis atau dengan reglemen telah diperjanjikan bahwa pembayaran akan jadi menurut ketentuan-ketentuan ayat kesatu.

Tenggang-tenggang waktu pembayaran, yang ditetapkan dalam pasal ini atau berdasarkan pasal ini, senantiasa boleh diperpendek oleh kedua belah pihak dengan kata sepakat.

Demikian isi dari Pasal 1602 l KUHPerdata diatas, semoga menjadi informasi bermanfaat bagi kita semua. Salam Yuridis.ID

Untuk informasi konsultasi, kerjasama promosi berbayar (iklan) dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257

Sumber : Pasal 1602 l KUHPerdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Anda mungkin juga berminat