Hukuman Pidana Bagi Yang Menghalangi Dan/Atau Melarang Penyandang Disabilitas Dalam Memperoleh Haknya

Difabel atau disabilitas adalah istilah yang meliputi gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan adalah sebuah masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya; suatu pembatasan kegiatan adalah kesulitan yang dihadapi oleh individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan, sedangkan pembatasan partisipasi merupakan masalah yang dialami oleh individu dalam keterlibatan dalam situasi kehidupan. Jadi disabilitas adalah sebuah fenomena kompleks, yang mencerminkan interaksi antara ciri dari tubuh seseorang dan ciri dari masyarakat tempat dia tinggal. Banyak dari kita sering acuh tak acuh terhadap hak penyandang disabilitas sehingga sering kita lihat tindakan-tindakan Menghalangi para penyandang disabilitas dalam mendapatkan hak nya seperti hak pendidikan, hak pekerjaan, hak kesehatan, hak politik, hak keagamaan, hak keolahragaan, hak kesejahteraan sosial, dll.

Nah, maka dari itu kita perlu mengetahui apa sih ketentuan pidana bagi yang melarang penyandang disabilitas dalam mendapatkan haknya :

Pasal 145 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyadang Disabilitas
Setiap Orang yang menghalang-halangi dan/atau melarang Penyandang Disabilitas untuk mendapatkan hak akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Sumber : Pasal 145 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyadang Disabilitas dan Wikipedia

 

Anda mungkin juga berminat