Hukum Waris Adat Mewaris Janda dan Saudara Kandung

Kategori : Putusan Terpilih

Pengadilan Agama di Surabaya :
Nomor Register: 221/Pdt.G/1994
Tanggal Putusan : 18 Juli 1995

Pengadilan Tinggi Agama Jawa Timur di Surabaya
Nomor Register : 06/Pdt.G/1995
Tanggal Register : 17 November 1995

Mahkamah Agung RI
Nomor Register: 60. K/AG/1996
Tanggal Putusan : 20 Agustus 1997

Catatan Redaksi:

  • Dari putusan Mahkamah Agung RI tersebut di atas dapat diangkat “Abstrak Hukum” :
  • Harta peninggalan (Harta Tirkah) masih belum dibagi-bagikan kepada Ahli waris yang berhak. Ternyata kemudian harta peninggalan tersebut telah dikuasai oleh seorang ahli waris yang mengakui bahwa harta tersebut adalah hak miliknya, bukan harta peninggalan. Sebagian ahli waris mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama agar harta peninggalan tersebut dikembalikan kedalam harta waris, yang selanjutnya dibagi-bagikan kepada para ahli waris yang berhak sesuai dengan bagiannya masing-masing menurut Hukum Islam. Namun bersamaan dengan itu, sebagian ahli waris atas harta peninggalan. Dalam Keadaan yang demikian ini,maka harta warisan terperkara yang masih belum dibagi-bagikan kepada ahli waris tersebut,mengandung didalamnya “suatu Sengketa hak milik” (dalam mengandung didalamnya ”suatu Sengketa hak milik” (dalam proses Pengadilan Negeri), karena itui sesuai dengan UU No. 7 tahun 1989, Pengadilan Agama tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini.
  • Demikian catatan atas putusan diatas.

Sumber :
Majalah Hukum Varia Peradilan Tahun XV No.177.JUNI.2000. Hlm 48

Naskah Putusan : Tersedia
WA: 0817250381

Anda mungkin juga berminat