“Gugat Perceraian Perkawinan” (Putusan Sela Mengangkat Para Hakim)

Kategori : Putusan Terpilih

Pengadilan Agama di Tarakan :

No. 66/Pdt.G/1999/PA.TRK, tanggal 11 Oktober 1999 M bertepatan dengan tanggal 1 Rajab 1420 H.

Pengadilan Tinggi Agama di Samarinda :

No. 29/Pdt.G/PTA.SMD, tanggal 7 Desember 1999 M bertepatan dengan tanggal 29 Sya’ban 1420 H.

Mahkamah Agung:

No. 392.  K/AG/2000, tanggal 15 Mei 2002.

Catatan :

  • Abstrak Hukum dari putusan diatas :
  • Dalam rangka mendamaikan para pihak yang bersengketa, Hakim menerbitkan “Putusan Sela” untuk mengangkat para HAKIM.
  • Amar putusan Pengadilan Agama dalam kasus gugat perceraian dalam kasus seperti diatas, “bukan”: “Menetapkan perkawinan Penggugat ….. dengan Tergugat …., putus karena perceraian”, melainkan permusannya adalah sebagai berikut :
  • “Menjatuhkan “Talak satu bain” Tergugat …. (suami) terhadap Penggugat …. (istri).
  • Dalam “Kontra Memori Kasasi”, pihak Termohon kasasi (Istri) mengemukakan bahwa ia, istri tidak ingin melanjutkan gugatan perceraian terhadap suaminya (Pemohon kasasi) dan berkeinginan untuk membina rumah tangga lagi seperti sediakala, maka pernyataan istri sebagai Penggugat/Termohon kasasi tersebut, merupakan alasan hukum bagi Mahkamah Agung untuk menjatuhkan putusan kasasi dengan amar : “menolak gugatan Penggugat”.
  • Demikian catatan dari putusan dalam kasus ini.

Sumber :

Majalah Hukum Varia Peradilan No. 223. Tahun.XIX. April. 2004. Hlm. 131.

Putusan Tersedia : Mahkamah Agung RI

Anda mungkin juga berminat