Delict Menista Dengan Surat Memberi Informasi Kepada Wartawan

Hak Cipta Foto : Irawan Harahap

Putusan:

Pengadilan Negeri di Sungguminasa

No. 107/Pid/B/1987/PN. Sungg, tanggal 21 Maret 1988

Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan di Ujung Pandang

No. 176/Pid/1988/PT.UJ.PDG, tanggal 18 Juli 1988

Mahkamah Agung RI

No. 2350.K/Pid/1988, tanggal 16 Januari 1992

Abstrak Hukum:

Seseorang memberikan informasi berita tentang suatu kejadian yang dikaitkan dengan pribadi orang tertentu, kepada wartawan suatu Surat Kabar. Berdasar atas informasi tersebut, maka wartawan yang bersangkutan menyusun berita dan menggelarnya di Surat Kabar tersebut.  Karena isi berita itu ternyata ada yang tidak benar, sehingga pribadi orang yang disebut-sebut dalam berita itu merasa nama baiknya terhina/ tercemar di masyarakat, maka orang yang memberi informasi berita kepada wartawan tersebut, dinyatakan bersalah melakukan delic: Menista dengan Surat”, ex pasal 310 (2), K.U.H. Pidana.

Suatu putusan Hakim berupa pemidaan, maka dalam dictum (amar) pitusannya harys memuat perumusan:

“Menyatakan terdakwa … terbukti dengan syah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidana : ……. Dst …….

Kwalifikasi kejahatan ex pasal 310 (2) K.U.H. Pidana adalah “Menista dengan Surat”

Demikian catatan  atas kasus ini.

 (Ali Boediarto)  

Pemilihan naskah dilakukan oleh Irawan Harahap, S.H., S.E., CLA

Pengetikan dilakukan oleh tim Kantor Hukum Irawan Harahap & Rekan

Sumber : Varia Peradilan (Majalah Hukum) Tahun VII No. 84, September 1992, Hlm. 55

Anda mungkin juga berminat