Bukan Kasus Pidana Melainkan Perkara Perdata Hakim Salah Menerapkan Hukum

Kategori : Putusan Terpilih

Putusan Pengadilan negeri Jakarta Pusat

Nomor : 502/Pid.B/1999/PN.JKT.PST

Tanggal : 23 Mei 2000

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Nomor : 66/Pid/2000/PT.DKI

Tanggal : 21 November 2000

Mahkamah Agung RI (kasasi)

Nomor : 1720.K/Pid/2000

Tanggal : 29 November 2002

Mahkamah Agung RI ( Peninjauan Kembali)

Nomor : 42.PK/Pid/2000

Tanggal : 10 oktober 2002

Catatan :

  • Kaidah Hukum yang dapat diangkat dari putusan Mahkamah Agung tersebut diatas sebagai berikut :
  • Perbuatan Terdakwa yang belum/tidak membayar hutangnya berupa 93 buah invoice atau Airway Bill, dalam rangka pesanan space cargo pengiriman ikan yang di export melalui jasa freight forwading PT. Translink, merupakan suatu perbuatan wanpresentasi suatu perjanjian dalalm ruang lingkup Hukum Perdata dan bukan merupakan perbuatan yang melawan hukum dalam lingkup Hukum Pidana.
  • Keterangan hanya suatu orang saksi saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa terdakwa bersalah terhadap perbuatan pidana yang didakwakan kepadanya, ex pasal 185 ayat (2) KUHAP. unus nullus testis.
  • Demikian catatan dari putusan Mahkamh Agung dalam Peninjauan Kembali (PK) tersebut

Sumber :MAJALAH HUKUM VARIA PERADILAN

NO.215.TAHUN.XVIII.AGUSTUS.2003.HLM.91

PUTUSAN TERSEDIA : MAHKAMAH AGUNG

Anda mungkin juga berminat