Berlayar Tanpa Izin Yang Mengakibatkan Kerugian Harta Benda Serta Menghilangkan Nyawa Orang Lain

Sumber Foto : goodnewsfromindonesia.id

Seperti yang kita ketahui, pada saat ini marak terjadi kecelakaan di jalur perairan yang terjadi di Indonesia. Agar kita dapat mengetahui jumlah ganti kerugian yang kita dapatkan dari pihak Jasa Angkutan penyeberangan di Perairan, dapat kita lihat pada UU Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran Pasal 286 Ayat 1-3 bahwa :

  1. Nakhoda angkutan sungai dan danau yang melayarkan kapalnya ke laut tanpa izin dari Syahbandar akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah).
  2. Jika perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kerugian harta benda dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
  3. Jika perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kematian seseorang, Nakhoda dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00 (satu milyar lima ratus juta rupiah).

Sumber : Undang-Undang 17 Tahun 2008 Pasal 286 Ayat 1 Dan 2 Tentang Pelayaran

 

Anda mungkin juga berminat