Aturan Melewati Pelintasan Jalur Kereta Api

Sumber Foto : Malesbanget.com

Masyarakat yang merupakan pengguna jalan raya baik itu sepeda motor, mobil, pengendara bus dan kendaraan yang lainnya seharusnya dapat memperhatikan keselamatan dirinya sendiri dengan memahami aturan-aturan yang ada tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Sebagai contoh, sekarang ini banyak kejadian para pengguna jalan yang menerobos palang kereta api dikarenakan ingin cepat sampai tujuan. Sehingga, dapat membahayakan keselamatan diri sendiri. Para pengguna jalan raya harus memiliki kesadaran bahwa peraturan dan peralatan pendukung keselamatan perjalanan KA di perlintasan untuk menjaga dan mendukung  keselamatan Lalu Lintas KA.

Karena itu, pengguna jalan raya harus tetap mawas diri. Ada atau tidak ada penjaga maupun fasilitas pelintasan sebidang, saat berada di area tersebut haruslah memperhatikan seluruh rambu dan tanda-tanda keselamatan yang ada serta setiap arah jalur kereta api. Masyarakat juga harus mengetahui bahwa ada sanksi yang ditetapkan bagi penerobos pintu pelintasan sebidang.

Aturan melewati pelintasan KA terdapat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal 114 yang menyatakan “Pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan Jalan,
Pengemudi Kendaraan wajib:

  1. berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu keretaapi sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain;
  2. mendahulukan kereta api; dan
  3. memberikan hak utama kepada Kendaraan yang lebihdahulu melintasi rel”.

Sanksinya terdapat dalam :

Pasal 296 dengan bunyi sebagai berikut “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor pada pelintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)”.

 

Sumber : Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan

 

Anda mungkin juga berminat