Apakah Bisa Kartu Nikah Menggantikan Buku Nikah?

Sumber Foto : https://www.suaramerdeka.com

Kartu Nikah? ada yang pernah mendengar istilah tersebut? pasti sebagian anda pernah dengar dan mungkin pernah mendapatkan kartu nikah. Namun tahukah anda apa manfaat dari kartu nikah itu?

“Pertama, mempermudah akses layanan KUA di seluruh Indonesia. Pasangan yang menikah di Sulawesi, dapat mengakses layanan di Jakarta atau daerah manapun yang bersangkutan berada.

Kedua, kartu nikah juga dapat digunakan sebagai data pendukung yang akurat untuk memenuhi persyaratan dalam urusan perbankan atau lainnya tanpa melampirkan buku nikah atau pun legalisasi buku nikah. Sebab, data nikah yang terekam pada kartu ini dijamin keasliannya.

Ketiga, meminimalisasi dan mencegah terjadinya pemalsuan buku nikah yang marak terjadi. kartu nikah dilengkapi kode QR yang terhubung dengan aplikasi Simkah.” (referensi dari hidayatullah.com).

Nah, pasti anda bertanya-tanya apakah bisa kartu nikah menggantikan buku nikah?

Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pencatatan Perkawinan yang berarti buku pencatatan perkawinan dalam bentuk kartu elektronik. Penerbitan kartu nikah sebagai konsekuensi logis dari pengembangan sistem aplikasi manajemen pernikahan (Simkah).
Kartu perkawinan (kartu nikah) tidak menggantikan buku pencatatan perkawinan (buku nikah). Karena pada dasarnya baik itu buku pencatatan perkawinan (buku nikah) maupun kartu perkawinan (kartu nikah), keduanya sama-sama merupakan buku pencatatan perkawinan, bedanya adalah kartu nikah adalah buku pencatatan perkawinan dalam bentuk elektronik. Selain itu kedua hal tersebut diperoleh pasangan suami istri yang mencatatkan perkawinan.
Perlu anda ketahui bahwa ketika anda melakukan pendaftaran, pemeriksaan, dan pencatatan perkawinan dan rujuk melalui aplikasi sistem informasi manajemen perkawinan, dibutuhkan formulir diantaranya adalah akta perkawinan, buku pencatatan perkawinan dan kartu perkawinan.

 

Demikian Info singkat dari mimin yuridisID, semoga bermanfaat :). See You Next Post!! Jangan Lupa dishare!!

Sumber :   Peraturan Menteri Agama Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pencatatan Perkawinan

Anda mungkin juga berminat