Akta P.P.A.T. Yang Tidak Otentik Kasus Penjualan Tanah Harta Peninggalan

Pengadilan Negeri di Tarutung

Nomor : 45/Pdt/G/1984/PN

Tanggal : 10 April 1985

Pengadilan Tinggi Sumatera di Medan

Nomor : 257/Pdt/1985

Tanggal : 22 Juli 1985

Mahkamah Agung RI

Nomor : 1250. K/Pdt/1986

Tanggal : 20 Juli 1989

Catatan:

  • Dari putusan Mahkamah Agung RI terhadap kasus ini, kita dapat menarik “Abstrak Hukum” sbb:
  • Menurut Hukum Adat Waris di Tapanuli, harta warisan yang masih belum dibagi kepada semua ahli waris, maka penjialan harta ini oleh sebagian ahli waris tanpa izin ahli waris lainnya, yang juga ikut berhak atas harta ini, adalah tidak sah menurut hukum adat. Sehingga perbuatan hukum jual-beli- atas harta warisan ini, menjadi batal demi hukum.
  • Akta Jual-Beli Tanah yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah tidak mempunyai kekuatan otentik dan batal demi hukum, bilamana tanah yang menjadi objek jual beli ini tidak disebutkan dengan jelas dalam akta tersebut, baik nomor persil hak miliknya maupun kohir dan blok persilnya. Kolom-kolom tentang hal ini dalam akta PPAT tersebut dibiarkan kosong tanpa diisi oleh PPAT
  • Putusan judex facti (Pengadilan Tinggi) merupakan suatu putusan yang tidak dipertimbangkan dengan seksama (onvoldoende gemotiveerd), bilamana putusan judex facti tersebut, tidak mempertimbangkan dan tidak memberikan putusan atas semua bagian petitum gugatan yang ada, termasuk gugatan reconventie.
  • Hakim Pengadilan Negeri tidak berwenang untuk mengesahkan (melegalisir) surat jual-beli tanah yang dibuat oleh para pihak secara bawah (legalisir) surat jual-beli tanah yang dibuat oleh para pihak secara bawah tangan (onder hand). Menurut pasal 19 Peraturan Pemerintah No. 10/thn. 1961, semua peralihan hak atas tanah (termasuk jual tamah), harus dilakukan di hadapan PPAT, kecuali mengenai warisan. Untuk membalik nama atas tanah ke warisan, tidak diperlukan Akta PPAT, sudah cukup surat keterangan warisan dari Kepala Desa/Camat/Notaris atau Surat Penetapan dari hakim.
  • Demikian catatan kasus ini

Sumber : Majalah Hukum Varia Peradilan No.51.Tahun. V. Desember.1989. Hlm. 5.

Putusan Tersedia : Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi & Mahkamah Agung RI.

“Untuk pemesanan pengetikan kembali naskah putusan/yurisprudensi silahkan menghubungi : WA: 0817250381 dan untuk informasi konsultasi dan mengundang kami, silahkan hub no WA (hanya pesan) : 0811-2881-257 ”

Anda mungkin juga berminat